Handphone
Kesulitan berkomunikasi...
Itulah yang kami rasakan dalam pelaksanaan amanah da'wah.
Kesibukan kerja, bisnis, kuliah, dan amanah-amanah dawah lainnya membuat kami benar-benar sulit bertemu. Bahkan untuk rapat yang hanya berdurasi 60 menit saja.
Akhirnya... setelah lebih dari sebulan tidak ada kordinasi kami melakukan pertemuan syuro pada hari libur. Hanya sebentar, sekitar setengah jam. Saat itu aku sedang sakit. Aku memutuskan untuk tidak hadir. Alhamdulillah Mas'ul alias atasanku mengizinkan untuk istirahat.
Malamnya ukhti Axx meneleponku, tapi aku sudah tidur. Ma'lum... bed rest ceritanya...
Besok paginya ukhti Axx menelepon lagi. Beliau mengabariku bahwa pada syuro kemarin diputuskan bahwa masing-masing anggota syuro akan diberikan fasilitas, yaitu sebuah Handphone CDMA ... sebagai konpensasi atas ketiadaan irisan waktu untuk mengadakan rapat. Komunikasi kita lakukan melalui handphone tersebut.
Pertanyaanku adalah... Siapa yang akan membayar pembelian handphone tersebut?
Ukhti Axx menjawab bahwa mas'ul yang mengusulkan handphone sebagai solusi dan dananya akan dicarikan.
Saat ini, masing-masing anggota syuro sudah memegang handphone CDMA tersebut. Merknya motorola.. entah seri berapa? Aku sendiri sudah punya handphone CDMA. Jadi gak kebagian :p
Tapi... yang aku herankan dan masih menjadi misteri sampai saat ini...
Siapakah yang membeli handphone-handphone tersebut?
Sampai saat ini tak ada yang tahu...
Kejadian hadirnya pe nyandang dana misterius sudah sering terjadi di tim kami. Dan misteri itu tak pernah terjawab.
Aku hanya bisa mendoakan semoga keihklasan orang tersebut dibalas Allah dengan balasan yang terbaik...
Semoga pengorbanannya mengantarkan beliau pada kehidupan yang baik di dunia maupun di akhirat.
blog baru : AHSANUL KALAM

Comments